Jumat, 24 November 2017

Konfiguration DHCP Server on Debian 8.6

Assalamualaikum, Wr.Wb



Selamat siang ^-^ Mau sharing lagi
DHCP Server

A. Pendahuluan

  • Pengertian
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah sebuah layanan yang memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang memintanya (client). 

  • Latar Belakang
Mempelajari Konfiguration DHCP-Server di Debian 8.6.

  • Maksud dan Tujuan
Konfiguration DHCP-Server di Debian 8.6.

  • Hasil yang diharapkan
 Memahami Konsep DHCP-Server agar mempermudah memberikan layanan IP ke Komputer yang meminta ( client ).


B. Alat dan Bahan

  • Komputer Server ( Debian 8.6 ).
  • Laptop atau PC.
  • Koneksi Internet ( Remote Server ).

C. Jangka Waktu Pelaksanaa

10 - 20 Menit, tergantung koneksi Internet.


D. Proses dan Tahapan 

  • Pertama kita install aplikasi paket isc-dhcp-server


  • Jika saat installation terjadi failed jangan gugup iya ^-^ ! Emang konfigurationnya belum kita konfiguration.

  • Lalu kita konfiguration DHPC-Server dengan :


  • Kemudian kita cari kata " slightly " dengan cara " ctrl+w", lalu kita hapus pagar yang ada dibawahnya.


Lalu isikan seperti diatas :

ulin.io => Domain Server
192.168.31.4 => IP DHCP Address
192.168.31.242 ==> IP DHCP Broadcast 

Ingat Teliti !!!

  • Setelah itu kita edit LANCARD mana yang mau dijadikan DHCP (eth2).


Interfaces = eth2 ( Lan Card yang dibuat DHCP ).

  • Setelah terkonfigurasi semua, selanjutnya restart service dhcp server nya.



E. Hasil yang didapatkan

Berhasil konfiguration DHCP-Server dan memahami konsep DHCP-Server.


F. Kesimpulan

Dengan adanya DHCP kita bisa menghemat waktu dalam memberikan layanan kepada client ( Komputer ) dengan mudah tanpa memberikan IP ke Komputer. Lebih efesien dan cepat.

G. Daftar Pustaka dan Referensi


 Sekian ^-^
Semoga Bermanfaat
Wassalamualaikum, Wr.Wb

pengertian routing

A. pendahuluan

     1. pengertian

UTP merupakan singkatan dari Unshield Twisted Pair. Sesuai namanya “Unshield”, yang berarti kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung aluminium sehingga jenis kabel ini kurang tahan dengan interferensi elektromagnetik, berbeda dengan saudaranya STP (Shield Twisted Pair). Nama Twisted Pair merujuk pada bentuk dari isi kabel tersebut yang saling berlilitan pada setiap pasang.

     2. latar belakang

sering kita melakukan sebuah konfigurasi mikrotik ataupun menghubungkan suatu komputer sau dengan yang lain dan kita menghubungkan perangkat tersebut menggunakan  media sebuah kabel yang di sebut kabel utp, kabel utp bukan sembUTP merupakan singkatan dari Unshield Twisted Pair. Sesuai namanya “Unshield”, yang berarti kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung aluminium sehingga jenis kabel ini kurang tahan dengan interferensi elektromagnetik, berbeda dengan saudaranya STP (Shield Twisted Pair). Nama Twisted Pair merujuk pada bentuk dari isi kabel tersebut yang saling berlilitan pada setiap pasang.ararang kabel karena memiliki susunan yang di tentukan apabila susunananya salah maka kabel utp tidak dapat di gunakan,jadi jangan main-main apabila kita melakukan crimping kabel utp.
     3. maksud dan tujuan

supaya kita semua mengerti tentang apa yang disebut kabel utp dan juga fungsi serta jenis-jenisnya dan juga memahami susunan dari kabel utp agar tidak salah saat melakukan crimping

B. waktu pembahasan

20 menit 

C. pembahasan
pengertian kabel UTP


Kabel UTP dilengkapi dengan 8 buah kabel dengan warna unik di tiap kabel, lalu disusun berlilitan pada tiap pasang warna hingga menjadi 4 pasang. Lilitan kabel tersebut berfungsi untuk mengurangi induksi dan kebocoran pada kabel.
Setiap Warna pada kabel memiliki fungsi yang berbeda. Dari 8 warna kabel UTP, masing-masing memiliki perannya sendiri, adapun fungsinya, yaitu:
  • Jingga: Kabel warna jingga memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
  • Putih-Jingga: Kabel warna putih-jingga memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
  • Hijau: Kabel warna hijau memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
  • Putih-Hijau: Kabel warna putih-hijau memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
  • Biru: Kabel warna biru memiliki fungsi sebagai penghantar paket suara.
  • Putih-Biru: Kabel warna putih-biru memiliki fungsi sebagai penghantar paket suara
  • Coklat: Kabel warna coklat memiliki fungsi sebagai penghantar tegangan DC.
  • Putih-Coklat: Kabel warna putih-coklat memiliki fungsi sebagai penghantar tegangan DC

Fungsi kabel UTP

Kabel UTP digunakan pada jaringan LAN untuk menghubungkan komputer ke perangkat jaringan atau komputer ke komputer ataupun antara perangkat jaringan itu sendiri. Dalam penerapannya, kabel UTP memiliki aturan dalam penyusunan kabel berdasarkan kegunannya.
Selain itu, fungsi kabel UTP dapat dibagi menjadi lebih spesifik lagi berdasarkan jenis dan kategorinya. Untuk jenis-jenisnya, misal kabel straight-through, kabel cross-over dan roll-over. Sedangkan jika dilihat dari kategorinya, misal Kategori 1 (CAT1) sampai dengan Kategori 7 (CAT7).

Jenis-jenis kabel UTP

Adapun jenis-jenis kabel UTP yang perlu anda ketahui. Ada yang bernama straight-trough, cross-over maupun roll-over. Anda bisa menyimak penjelasan mengenai ketiga jenis kabel UTP tersebut dibawah ini:

Kabel straight-through

Untuk kabel tipe straight through memiliki aturan penyusunan yang sama antara ujung konektor yang satu dengan lainnya.
Tipe kabel straight through biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, misalnya antara router dengan switch/hub, komputer ke switch dan komputer ke hub. Adapun urutan kabel straight through sebagai berikut:

kabel Straight

Kabel cross-over

Untuk kabel tipe crossover memiliki aturan penyusunan yang berbeda antara tiap ujung konektor. Tipe cross over biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama.
Misalnya antara komputer dengan komputer, router dengan router, switch dengan switch, hub dengan hub. Adapun urutan kabel cross over sebagai berikut:

kabel Cross

Kabel roll-over

Dan yang terakhir adalah kabel tipe roll over. Kabel tipe roll over memiliki aturan penyusunan terbalik antara ujung konektor satu dengan ujung konektor lainnya.
Kabel tipe roll over digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang berbeda, hampir sama dengan tipe straight through namun tipe kabel ini lebih kepada menghubungkan perangkat yang memiliki konsol, misalnya switch dengan printer, switch dengan proyektor. Adapun urutan kabel roll over sebagai berikut:

kabel rollover

 

Kategori Kabel UTP

Kabel UTP di kelompokan menggunakan istilah Category atau biasa kita menyebutnya CAT. Kabel UTP dikategorikan berdasarkan kualitas transmisi data yang tersedia. Semakin tinggi kategorinya maka semakin cepat transmisi data yang dilakukan. Di antara semua kategori kabel UTP, kabel CAT5e dan CAT5 merupakan yang paling populer yang banyak digunakan pada jaringan Ethernet.

Kategori 1 – CAT1

Kabel UTP dengan kategori 1 merupakan kabel dengan kualitas transmisi terendah yaitu sebesar 1 Mbps. Kabel dengan kategori ini hanya mendukung komunikasi suara analog saja sehingga kurang cocok untuk sistem modern saat ini. Kabel CAT1 dulunya digunakan pada tahun 1983 untuk menghubungkan telephone analog Plain Old Telephone Service (POTS).

Kategori 2 – CAT2

Kabel UTP kategori 2 memiliki kecepatan transmisi data hingga 4 Mbps. Kabel dengan kategori ini telah mendukung data dan suara digital. Umumnya kabel ini digunakan pada jaringan dengan teknologi Token Ring oleh IBM, namun seiring perkembangan jaman kabel tipe ini sudah tidak cocok lagi digunakan pada sistem modern saat ini.

Kategori 3 – CAT3

Kabel UTP kategori 3 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Bila ditinjau dari segi perkembangan teknologi Ethernet, kabel CAT3 memiliki kemampuan yang terendah, karena memang hanya mendukung jaringan 10BASE-T saja. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan IBM Token Ring dengan kecepatan 4 Mbps sebagai pengganti CAT2

Kategori 4 – CAT4

Kabel UTP kategori 4 memiliki kecepatan transmisi data hingga 16 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel ini juga digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 Mbps dan juga didukung pada jaringan Ethernet 10BASE-T.

Kategori 5 – CAT5

Kabel UTP kategori 5 memiliki kecepatan transmisi data hingga 100 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel jenis CAT5 ini juga dapat berjalan pada kecepatan transmisi data hingga 1Gbps tetapi dengan syarat panjang kabel harus lebih pendek dari 100 meter. Umumnya, kabel jenis ini mendukung jaringan Token Ring, Ethernet (10BaseT) dan Fast Ethernet (100BaseT). Kabel kategori ini merupakan kabel yang paling populer yang banyak digunakan pada instalasi jaringan.

Kategori 5e – CAT5e

Kabel UTP kategori 5e ini merupakan bentuk peningkatan dari kabel UTP CAT5 dengan kemampuan transmisi data hingga 1 Gbps atau pada kecepatan 10/100/1000Mbps. Kabel jenis ini direkomendasikan pada penggunaan jaringan Gigabit Ethernet, meskipun kabel UTP CAT 6 lebih direkomendasikan untuk kinerja yang maksimal.

Kategori 6 – CAT6

Kabel UTP kategori 6 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Gbps dengan frekuensi komunikasi 250Mhz dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan Gigabit Ethernet dan 10G Ethernet dengan panjang hingga 55 meter.

Kategori 6a – CAT6a

Kabel UTP kategori 6a ini merupakan bentuk peningkatan dari kabel UTP CAT6 dengan frekuensi komunikasi yang lebih besar yaitu sebesar 500 Mhz.

Kategori 7 – CAT7

Kabel UTP kategori 7 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Gbps dengan frekuensi komunikasi hingga 600 Mhz dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan Gigabit Ethernet dan 10G Ethernet dengan panjang hingga 100 meter.
Agar anda lebih memahami masing-masing kategori pada kabel UTP, anda bisa menyimak tabel dibawah ini:


tabel kategori kabel UTP

 

Karakteristik Kabel UTP

Terdapat beberapa karakteristik yang dimiliki kabel UTP, yaitu :
  • Bagian dalam terdiri dari 8 buah kabel dengan warna berpasang-pasangan
  • Tiap pasang warna dililit sehingga menghasilkan 4 pasang kabel
  • Tidak memiliki pelindung (shield)
  • Maksimal panjang kabel yang disarankan yaitu 100 meter
  • Menggunakan konektor RJ-45
  • Kecepatan transmisi hingga 1000 Mbps
  • Memiliki impedansi sekitar 100 ohm
Itulah artikel mengenai kabel UTP yang coba kami bahas secara lengkap dan detail. Dengan artikel diatas, diharapkan anda dapat memahami hal-hal mengenai kabel UTP, mulai dari fungsi, jenis-jenis, kategori sampai dengan karakteristik dari kabel UTP.


D. hal yang didapat

saya sudah memahami apa yang dimaksud kabel utp dan fungsi serta jenis-jenisnya

E. kesimpulan

jangan malu untuk berpendapat karena pendapatmu siapa tau itu menjadi bahan yang bagus 

F. referensi

www.nesabamedia.com/pengertian-dan-fungsi-kabel-utp/

Konfiguration Virtualhost ( Subdomain ) on Debian 8.6

Assalamualaikum, Wr.Wb



Selamat ^-^ yuk mainan SubDomain

A. Pendahuluan

  • Pengertian
Subdomain adalah bagian dari sebuah nama domain induk. Subdomain umumnya mengacu ke suatu alamat fisik di sebuah situs contohnya: wikipedia.org merupakan sebuah domain induk. Sedangkan id.wikipedia.org merupakan sebuah sub domain. Biasanya, subdomain ada di depan domain dan dipisah dengan titik, seperti id.wikipedia.org. id merupakan subdomain wikipedia, sedangkan wikipedia itu sendiri adalah domain induk. Subdomain juga sebagai Third level domain.

  • Latar belakang
Selain domain utama, misal ulin.io, kita masih bisa untuk menambahkan SubDomain lagi dari Domain utama tsb. Sehingga kita dapat lebih menghemat IP Address dan juga domain.
  • Maksud dan Tujuan
Untuk mengatur banyak URL dialam satu IP Address. Maksudnya anda bisa masuk ke suatu IP tanpa menulis IP nya, anda cukup menuliskan SubDomain IP tsb yang telah ditambahkan dan dapat menambahkan lebih dari satu SubDomain sehingga mampu menghemat IP.
B. Alat dan Bahan
  • Laptop.
  • PC Server ( Debian 8.6 ).
  • Web Browser.
  • Koneksi Internet.

 C.  Proses dan Tahapan

  • Langkah pertama kita Remote Server ( SSH ).
  • Masuk dengan user => SuperUser.



  • Buat sebuah directory dan file index.html untuk mengisi konten dari SubDomain : 
  • #mkdir  /var/www/subportal

  • Kemudian buat file index.html untuk subdomain portal : 
  • #nano /var/www/subportal/index.html


Isikan sesuai dengan dibawah atau kalian " Modif lebih baik "


  • Lalu Masuk ke Directory VirtualHost (sites-available)
  • #cd /etc/sites-available/


  •  Copy file default untuk VirtualHost menjadi subportal.conf
  • #cp 000-default.conf subportal.conf

  • Kemudian edit file subportal.conf
  • #nano subportal.conf
Edit sesuai dibawah

Keterangan :

ServerAdmin    = Alamat email pemilik domain.
ServerName     = Nama domain.
ServerAlias       = Nama subdomain yang ingin dialihkan/dijadikan virtual alias.
DocumentRoot = Tempat pengalihan direktori dari Virtual Alias yang dibuat.

  • Lalu kita Aktifkan sites ( Situs ).
  • #aensite subportal.conf

  •  Restart Apache2 :
  • #service apache2 reload
  • #service apache2 force-reload

  • Periksa apakah subdomain telah terkonfigurasi atau belum dengan mengetikkan portal.ulin.io


D. Kesimpulan

Dengan ini kita bisa menghemat IP dengan menggantikan URl yang lebih mudah dihafal dan bisa buat lebih banyak webserver.

Sekian ^-^ dari saya
Semoga Bermanfaat

Wassalamualaikum, Wr.Wb

Kamis, 23 November 2017

fungsi dan jenis kabel utp

A. pendahuluan

     1. pengertian

UTP merupakan singkatan dari Unshield Twisted Pair. Sesuai namanya “Unshield”, yang berarti kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung aluminium sehingga jenis kabel ini kurang tahan dengan interferensi elektromagnetik, berbeda dengan saudaranya STP (Shield Twisted Pair). Nama Twisted Pair merujuk pada bentuk dari isi kabel tersebut yang saling berlilitan pada setiap pasang.

     2. latar belakang

sering kita melakukan sebuah konfigurasi mikrotik ataupun menghubungkan suatu komputer sau dengan yang lain dan kita menghubungkan perangkat tersebut menggunakan  media sebuah kabel yang di sebut kabel utp, kabel utp bukan sembUTP merupakan singkatan dari Unshield Twisted Pair. Sesuai namanya “Unshield”, yang berarti kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung aluminium sehingga jenis kabel ini kurang tahan dengan interferensi elektromagnetik, berbeda dengan saudaranya STP (Shield Twisted Pair). Nama Twisted Pair merujuk pada bentuk dari isi kabel tersebut yang saling berlilitan pada setiap pasang.ararang kabel karena memiliki susunan yang di tentukan apabila susunananya salah maka kabel utp tidak dapat di gunakan,jadi jangan main-main apabila kita melakukan crimping kabel utp.
     3. maksud dan tujuan

supaya kita semua mengerti tentang apa yang disebut kabel utp dan juga fungsi serta jenis-jenisnya dan juga memahami susunan dari kabel utp agar tidak salah saat melakukan crimping

B. waktu pembahasan

20 menit 

C. pembahasan
pengertian kabel UTP


Kabel UTP dilengkapi dengan 8 buah kabel dengan warna unik di tiap kabel, lalu disusun berlilitan pada tiap pasang warna hingga menjadi 4 pasang. Lilitan kabel tersebut berfungsi untuk mengurangi induksi dan kebocoran pada kabel.
Setiap Warna pada kabel memiliki fungsi yang berbeda. Dari 8 warna kabel UTP, masing-masing memiliki perannya sendiri, adapun fungsinya, yaitu:
  • Jingga: Kabel warna jingga memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
  • Putih-Jingga: Kabel warna putih-jingga memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
  • Hijau: Kabel warna hijau memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
  • Putih-Hijau: Kabel warna putih-hijau memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
  • Biru: Kabel warna biru memiliki fungsi sebagai penghantar paket suara.
  • Putih-Biru: Kabel warna putih-biru memiliki fungsi sebagai penghantar paket suara
  • Coklat: Kabel warna coklat memiliki fungsi sebagai penghantar tegangan DC.
  • Putih-Coklat: Kabel warna putih-coklat memiliki fungsi sebagai penghantar tegangan DC

Fungsi kabel UTP

Kabel UTP digunakan pada jaringan LAN untuk menghubungkan komputer ke perangkat jaringan atau komputer ke komputer ataupun antara perangkat jaringan itu sendiri. Dalam penerapannya, kabel UTP memiliki aturan dalam penyusunan kabel berdasarkan kegunannya.
Selain itu, fungsi kabel UTP dapat dibagi menjadi lebih spesifik lagi berdasarkan jenis dan kategorinya. Untuk jenis-jenisnya, misal kabel straight-through, kabel cross-over dan roll-over. Sedangkan jika dilihat dari kategorinya, misal Kategori 1 (CAT1) sampai dengan Kategori 7 (CAT7).

Jenis-jenis kabel UTP

Adapun jenis-jenis kabel UTP yang perlu anda ketahui. Ada yang bernama straight-trough, cross-over maupun roll-over. Anda bisa menyimak penjelasan mengenai ketiga jenis kabel UTP tersebut dibawah ini:

Kabel straight-through

Untuk kabel tipe straight through memiliki aturan penyusunan yang sama antara ujung konektor yang satu dengan lainnya.
Tipe kabel straight through biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, misalnya antara router dengan switch/hub, komputer ke switch dan komputer ke hub. Adapun urutan kabel straight through sebagai berikut:

kabel Straight

Kabel cross-over

Untuk kabel tipe crossover memiliki aturan penyusunan yang berbeda antara tiap ujung konektor. Tipe cross over biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama.
Misalnya antara komputer dengan komputer, router dengan router, switch dengan switch, hub dengan hub. Adapun urutan kabel cross over sebagai berikut:

kabel Cross

Kabel roll-over

Dan yang terakhir adalah kabel tipe roll over. Kabel tipe roll over memiliki aturan penyusunan terbalik antara ujung konektor satu dengan ujung konektor lainnya.
Kabel tipe roll over digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang berbeda, hampir sama dengan tipe straight through namun tipe kabel ini lebih kepada menghubungkan perangkat yang memiliki konsol, misalnya switch dengan printer, switch dengan proyektor. Adapun urutan kabel roll over sebagai berikut:

kabel rollover

 

Kategori Kabel UTP

Kabel UTP di kelompokan menggunakan istilah Category atau biasa kita menyebutnya CAT. Kabel UTP dikategorikan berdasarkan kualitas transmisi data yang tersedia. Semakin tinggi kategorinya maka semakin cepat transmisi data yang dilakukan. Di antara semua kategori kabel UTP, kabel CAT5e dan CAT5 merupakan yang paling populer yang banyak digunakan pada jaringan Ethernet.

Kategori 1 – CAT1

Kabel UTP dengan kategori 1 merupakan kabel dengan kualitas transmisi terendah yaitu sebesar 1 Mbps. Kabel dengan kategori ini hanya mendukung komunikasi suara analog saja sehingga kurang cocok untuk sistem modern saat ini. Kabel CAT1 dulunya digunakan pada tahun 1983 untuk menghubungkan telephone analog Plain Old Telephone Service (POTS).

Kategori 2 – CAT2

Kabel UTP kategori 2 memiliki kecepatan transmisi data hingga 4 Mbps. Kabel dengan kategori ini telah mendukung data dan suara digital. Umumnya kabel ini digunakan pada jaringan dengan teknologi Token Ring oleh IBM, namun seiring perkembangan jaman kabel tipe ini sudah tidak cocok lagi digunakan pada sistem modern saat ini.

Kategori 3 – CAT3

Kabel UTP kategori 3 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Bila ditinjau dari segi perkembangan teknologi Ethernet, kabel CAT3 memiliki kemampuan yang terendah, karena memang hanya mendukung jaringan 10BASE-T saja. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan IBM Token Ring dengan kecepatan 4 Mbps sebagai pengganti CAT2

Kategori 4 – CAT4

Kabel UTP kategori 4 memiliki kecepatan transmisi data hingga 16 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel ini juga digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 Mbps dan juga didukung pada jaringan Ethernet 10BASE-T.

Kategori 5 – CAT5

Kabel UTP kategori 5 memiliki kecepatan transmisi data hingga 100 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel jenis CAT5 ini juga dapat berjalan pada kecepatan transmisi data hingga 1Gbps tetapi dengan syarat panjang kabel harus lebih pendek dari 100 meter. Umumnya, kabel jenis ini mendukung jaringan Token Ring, Ethernet (10BaseT) dan Fast Ethernet (100BaseT). Kabel kategori ini merupakan kabel yang paling populer yang banyak digunakan pada instalasi jaringan.

Kategori 5e – CAT5e

Kabel UTP kategori 5e ini merupakan bentuk peningkatan dari kabel UTP CAT5 dengan kemampuan transmisi data hingga 1 Gbps atau pada kecepatan 10/100/1000Mbps. Kabel jenis ini direkomendasikan pada penggunaan jaringan Gigabit Ethernet, meskipun kabel UTP CAT 6 lebih direkomendasikan untuk kinerja yang maksimal.

Kategori 6 – CAT6

Kabel UTP kategori 6 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Gbps dengan frekuensi komunikasi 250Mhz dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan Gigabit Ethernet dan 10G Ethernet dengan panjang hingga 55 meter.

Kategori 6a – CAT6a

Kabel UTP kategori 6a ini merupakan bentuk peningkatan dari kabel UTP CAT6 dengan frekuensi komunikasi yang lebih besar yaitu sebesar 500 Mhz.

Kategori 7 – CAT7

Kabel UTP kategori 7 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Gbps dengan frekuensi komunikasi hingga 600 Mhz dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan Gigabit Ethernet dan 10G Ethernet dengan panjang hingga 100 meter.
Agar anda lebih memahami masing-masing kategori pada kabel UTP, anda bisa menyimak tabel dibawah ini:


tabel kategori kabel UTP

 

Karakteristik Kabel UTP

Terdapat beberapa karakteristik yang dimiliki kabel UTP, yaitu :
  • Bagian dalam terdiri dari 8 buah kabel dengan warna berpasang-pasangan
  • Tiap pasang warna dililit sehingga menghasilkan 4 pasang kabel
  • Tidak memiliki pelindung (shield)
  • Maksimal panjang kabel yang disarankan yaitu 100 meter
  • Menggunakan konektor RJ-45
  • Kecepatan transmisi hingga 1000 Mbps
  • Memiliki impedansi sekitar 100 ohm
Itulah artikel mengenai kabel UTP yang coba kami bahas secara lengkap dan detail. Dengan artikel diatas, diharapkan anda dapat memahami hal-hal mengenai kabel UTP, mulai dari fungsi, jenis-jenis, kategori sampai dengan karakteristik dari kabel UTP.


D. hal yang didapat

saya sudah memahami apa yang dimaksud kabel utp dan fungsi serta jenis-jenisnya

E. kesimpulan

jangan malu untuk berpendapat karena pendapatmu siapa tau itu menjadi bahan yang bagus 

F. referensi

www.nesabamedia.com/pengertian-dan-fungsi-kabel-utp/

Rabu, 22 November 2017

Konfiguration NTP Server on Debian 8.6

Assalamualaikum, Wr.Wb



Selamat Siang ^-^ yuk Atur Time Debian 8


A. Pendahuluan
  • Pengertian
NTP adalah singkatan dari Network Time Protocol, sebuah protocol untuk meng-sinkronkan sistem waktu (Clock) pada komputer terhadap sumber yang akurat, melalu jaringan intranet atau internet. Sedangkan NTP Server sendiri adalah sebuah server yang meng-sinkronkan waktunya terhadap sumber waktu yang akurat, dan mentransmisikan paket informasi waktu kepada komputer client yang meminta.
  • Latar Belakang
Agar waktu Server Debian sinkron dengan waktu sama dengan waktu seluruh dunia.

  • Maksud dan Tujuan
NTP agar saat update ataupun apa, orang lain akan tau dimana kita, waktu kita.


B. Alat dan Bahan

  1. Laptop.
  2. Debian Server.

C. Proses dan Tahapan

  • Pertama kita install ntp dan ntpdate
# apt-get install ntp ntpdate


  • Lalu Konfiguration NTPnya :
# nano /etc/ntp.conf
Lalu kita cari kata 0 lalu ganti debian ==> id



  • Tambahkan # depan Server lalu tambahkan IP Server tepat dibawah server  " 127.127.1.0 ".


  • Lalu cari kata  #restrict 192.168.123.0 mask 255.255.255.0 notrust ==> "restrict (ip-server) mask 255.255.255.0 nomodify notrap".


  • Lalu restart NTP Server
# service ntp restart


  • Lalu cek ntpnya sudah bekerja baik apa belum, jika sudah bekerja dengan baik maka bagian “jitter” bernilai 0.001 atau 0.000, berarti sudah benar, jika belum silahkan edit lagi konfigurasinya.
# ntpq -p


  • Lalu cek ntp servernya
# ntpdate -u 127.0.0.1


  • Cek ntp pada server juga, jika berhasil maka akan muncul gambar seperti ini
# ntpdate -u ip server

Work 100%


 D. Referensi dan Daftar Pustaka



F. Kesimpulan

Dengan adanya NTP identitas kita akan diketahui oleh pengguna lain dan tidak akan eror saat installation paket lainnya.

Sekian ^-^ Semoga Bermanfaat
Wassalamualaikum, Wr.Wb

pengertian PHPmyadmin

A.pendahuluan

    1. pengertian
 Gambar terkait
phpMyAdmin sebenarnya adalah sebuah aplikasi web (web application) untuk mengelola database MySQL dan database MariaDB dengan lebih mudah melalui antarmuka grafis (user interface). 

    2. latar belakang

phpMyAdmin adalah sebuah salah satu aplikasi yang harus di install saat kita membuat server karena php merupakan salah satu bagian dari LAMP  Server yang sering kita install saat mengoprek server

    3. maksud dan tujuan

supaya kita mengerti dalam menginstall server kita tidak lupa menginstall LAMP server

B. waktu

10 menit

C. pembahasan

phpMyAdmin sebenarnya adalah sebuah aplikasi web (web application) untuk mengelola database MySQL dan database MariaDB dengan lebih mudah melalui antarmuka grafis (user interface). Aplikasi web ini ditulis menggunakan bahasa pemrograman PHP. Sebagaimana aplikasi-aplikasi lain untuk lingkungan web (aplikasi yang dibuka atau dijalankan menggunakan peramban atau browser), phpMyAdmin juga mengandung unsur HTML/XHTML, CSS dan juga kode JavaScript. Aplikasi web ini ditujukan untuk memudahkan pengelolaan basis data MySQL dan MariaDB dengan penyajian antar muka web (user interface) yang lengkap dan menarik.
phpMyAdmin merupakan aplikasi web yang bersifat open souce (sumber terbuka) sejak pertama kali dibuat dan dikembangkan. Dengan dukungan dari banyak developer dan translator, aplikasi web phpMyAdmin mengalami perkembangan yang cukup pesat dengan ketersediaan banyak pilihan bahasa. Sampai saat ini, ada kurang lebih 65 bahasa yang sudah didukung oleh aplikasi web phpMyAdmin.
Keberadaan phpMyAdmin yang dianggap sangat penting dan juga sifatnya yang terbuka menjadikannya salah satu aplikasi yang selalu ada di dalam cPanel (sebuah aplikasi populer untuk pengontrol website). Hal ini menunjukkan bahwa penyedia web hosting (web hosting provider) menaruh kepercayaan yang sangat bersar pada phpMyAdmin sebagai salah satu aplikasi web yang dipasang (install) di server. Keuntungan hadirnya phpMyAdmin tidak saja dinikmati oleh penyedia web hosting, Anda juga bisa menginstal phpMyAdmin di server Anda sendiri (server lokal) asalkan syarat minimumnya (minimum requirenments) telah terpenuhi.
Versi terkini phpMyAdmin saat artikel ini ditulis adalah phpMyAdmin 3.5.2. Adapun syarat agar phpMyAdmin dapat dipasang dan berjalan dengan baik di server lokal adalah:
  • HP 5.2.0 atau yang terbaru.
  • MySQL 5.0 atau yang terbaru.
  • Web browser dengan memperbolehkan cookies.
phpMyAdmin menawarkan fitur yang mencangkup pengelolaan keseluruhan server MySQL (memerlukan super-user) dan juga basis data tunggal. phpMyAdmin juga mempunyai sistem internal yang digunakan untuk mengelola metadata dan mendukung fitur-fitur untuk operasi tingkat lanjut. Melalui sistem administrator, phpMyAdmin juga dapat mengelola users dan sekaligus hak aksesnya (privilage). Nah, bagi Anda yang kususnya bekerja sebagai database administrator dengan MySQL sebagai basis data pilihan, tidak ada salahnya menggunakan phpMyAdmin untuk kemudahan pengelolaan.

D. hal yang didapat

mampu menginstall dan tahu fitur-fitur yang kta gunakan 

E. kesimpulan

dengan kita mempelajari membuat server maka kita akan mengerti apa itu phpMyAdmin
F. referensi

www.termasmedia.com/.../phpmyadmin/131-mengenal-phpmyadmin-dan-kegunaann...

Selasa, 21 November 2017

Installation Monitorix on Debian 8.6

Assalamualaikum, Wr.Wb


Selamat Siang ^-^ yuk kita cek keadaan server kita


A. Pendahuluan
  • Pengertian
Monitorix adalah free Open-Source, ringan alat monitoring sistem yang dirancang untuk memantau layanan dan sumber daya sistem sebanyak mungkin. Telah dibuat untuk digunakan di bawah produksi Linux / UNIX server, namun karena kesederhanaan dan ukuran kecil dapat digunakan pada perangkat emmedded juga.

  • Latar Belakang
Memanfaatkan salah satu fungsi dari monitoring server dan mengetahui keadaan server itu sendiri, tanpa kita harus membongkar atau ke ruangan server.

  • Maksud dan Tujuan
Agar mempermudah dalam pengecekkan server baik atau belum tanpa ke ruangan server itu sendiri.


B. Alat dan Bahan

  1. File Monitorix jika belum download disini Monitorix.
  2. Laptop Client ( remote Server ).
  3. Server yang di Monitorix.

C. Jangka Waktu

Sekitar 10 menit jika koneksi lancar ^-^.


D. Proses dan Tahapan

  • Pertama kita Remote Server & Download file Monitorix.
# ssh hostname@IpServer
# wget http://www.monitorix.org/monitorix_3.10.0-izzy1_all.deb

  • Lalu install perangkat tambahan untuk monitorix
# apt-get install rrdtool perl libwww-perl libmailtools-perl libmime-lite-perl librrds-perl libdbi-perl libxml-simple-perl libhttp-server-simple-perl libconfig-general-perl libio-socket-ssl-perl

  • Lalu install Monitorix di debian 8.6
# dpkg -i monitorix_3.10.0-izzy1_all.deb 

  • Jika masih ada eror saat installation 
# apt-get install -f

  • Lalu kita reboot Server kita
# reboot

  • Lalu kita cek dibrowser 
http://IPServer:8080/monitorix




 E. Referensi dan Daftar Pustaka


F. Kesimpulan

Dengan adanya Monitorix kita bisa memantau keadaan Server dengan mudah dan dapat dipantau dimana saja, tanpa harus ke ruangan Server.

Sekian ^-^ Semoga Bermanfaat
Wassalamualaikum, Wr.Wb